Posts filed under 'Tentang Seseorang...'

I Miss You So Much…

Since you were left, evrything had changed. You were gone, and i still hope my tears for you.

Tonight, i feel like i miss you so much, being crazier and nothing that i could think instead of you. I thought it would be easier for me to hate you since the last time we met. I have tried so many ways to hate you, but i can’t.

I miss you so,

Sejauh apapun kamu disana, sesakit apapun luka yang pernah goreskan ke aku, masih saja aku belum bisa melepaskanmu.

Semoga kamu bisa merasakannya, dan mengerti apa yang aku rasakan.

Add comment May 15, 2009

When It’s Over

When explaining has arosen, i think it’s clear for me to leave. Over that nite when you called me and apologized for what you did, it’s time for me to let you go and leave all the pain behind.

You clearly dissapointed me, although you gave me the reason for the way you hurt me. Despite of my broken-hearted heart, i must forgive you. But, your forgiven not forgotten. That pain would lie forever inside. Still i try to find a way to put it all behind.

Entah mengapa ketika kamu mengucapkan kata2 maaf dan menjelaskan semua yang pernah terjadi diantara kita. Hatiku terasa rapuh dan tercekat…

“aku tidak akan bisa memiliki dia lagi…”

Sudah cukup bagiku menangisi dia selama setahun ini. Walaupun dia begitu manis untuk dilepaskan, akhirnya kuberanikan diri untuk menghilangkan perasaan ini untuknya.

Saat aku berkata bahwa aku hanya sekedar tissue basah yang sekali kamu pakai dan kamu buang, aku serasa terpuaskan. Berbagai tanya yang selama ini terus terpendam, mampu ku luapkan – walau hanya melalui benang kawat dan saluran telekomunikasi.

Jujur, aku masih cinta. Aku masih sayang. Tapi rasanya kini aku harus mengalah, benar-benar ikhlas dan mengalah demi kamu. Walaupun kamu mungkin ngga pernah mengerti bagaimana perasaanku untuk kamu.

Aku mundur demi kamu,

Aku melawan egoku demi kamu,

Apalagi yang bisa aku berikan selain pengorbanan ini buat kamu?

Add comment February 10, 2009

Why did you hurt me this bad?

Every nite and day i’m asking lord, again and again, about the way you hurt me. Definitely stuck in my recent position. Still, i couldn’t ever forgive you and forget you. Those questions still suffered me everyday. I’m getting sick of every morning’s pray for God : “Lord, please tell me…what’s the reason for you for give me the horrible pain, i’ve ever had?”

Mungkin saya masih belum mengikhlaskannya pergi, dan saya terus menangisi kepergiannya lewat tulisan-tulisan ini.

Mungkin dia dan Tuhan telah berkata, “better off this way, ended it, finished it, and you’d feel it’s hurt!” Apa dan kapan semua jawaban atas pertanyaan2 ku bakal kejawab? Saya belum bisa meninggalkan masa lalu bersamanya…

Mungkin apa kata salah seorang teman saya benar adanya : saya belum cukup dewasa untuk menyadari tentang kepergiannya dari saya. “Just let it go?” well, saya sebenernya sedih. muak, hancur, ketika orang2 berkata demikian. Tapi, apa pantas jika mereka merasakan posisi saya, lalu saya akan mudahnya bilang begitu… lupakan saja orang yang pernah kamu cintai dan dia sudah meninggalkan kamu, menjalani hari2nya tanpa kamu.

Saya benci dan tersiksa harus merasakan semua ini…

Add comment January 13, 2009

Just Try To Be Honest Wit U, darl..

Call me mellow, say i’m a crybaby. But i try to be honest with U darl…

Sudah sejak lama kita tidak pernah bertemu atau sekedar ngobrol, Aku ngerasa kamu udah ngga’ fair ke aku, ketika kamu datang di awal musim kemarin, serasa hati yang layu, kau sirami lubuk hati yang hampir mati.

Dan ketika aku percaya kamu, dan aku berikan 100% rasa cintaku. Kamu ingkar.

Semua yang udah aku beri, terasa ngga ada arti buat kamu.

Say i’m a possesive or naive, but i do really love u so deep.

Kamu mungkin anggap aku murahan, gampang mainin perasaaanku yang dangkal

Tapi jangan lupa, semua perbuatan kamu, ada balasannya.

Aku ngga mengutuk kamu, aku ngga menista kamu, hun..

Tapi itu yang masih aku rasa, walaupun toh sudah lewat semusim kamu meninggalkan aku.

Hun, mungkin aku norak. mungkin kamu pikir aku gila, tapi memang itu yang aku rasa tentang kamu, yang ngga akan pernah cukup buat aku nikmati.

Hun, i love you… dan kamu lari dari kenyataan bahwa kamu juga cinta mati sama aku.

Kamu lari dari aku, demi cinta lain, yang palsu dan ngga pernah mau kamu rasakan.

Sampai kapan sih aku bisa lepas dari perasaan palsu ini? apa sampai aku melihatmu di puncak kehidupan yang fana, bersama dengan pasangan sejati kamu?

Mungkin iya, karena kenyataannya aku memang bukan pasangan sejati kamu.

Tapi ingatlah suatu saat nanti,

Hmm…

1 comment November 28, 2008


Calendar

November 2009
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Posts by Month

Posts by Category